- Beranda
- Kisah perjuangan ku..Saat AA di lima tahun yang lalu
- Nasib 4 penantang Toyota Avanza
- Biografi Sakichi Toyoda – Pendiri Toyota
- Hadiri Rapat orang tua murid dengan pakaian lusuh, ucapan bapak ini membuat semua orang malu
- Setelah Ford, Toshiba dan Panasonic tutup pabriknya di Indonesia
- Ford Hengkang dari Pasar Otomotif Indonesia
- All New toyota Fortuner 2016 Indonesia Resmi diluncurkan
- All-new Toyota Kijang Innova 2016
- Info Alamat Bengkel baru
- Mobil Juga Ibarat Manusia
- Sekilas tentang suku Minangkabau
- Apa itu Jemaat Islam Nusantara (JIN) & Islam Nusantara..??
- Tips Bila Mobil anda mogok
- Keahlian tidaklah diperoleh dalam satu hari
- Tikam Samurai Karya Makmur Hendrik
- Tikam Samurai (1)
- Tikam Samurai (2)
- Tikam Samurai (3)
- Tikam Samurai (4)
- Tikam Samurai (5)
- Tikam Samurai (6)
- Tikam Samurai (7)
- Tikam Samurai (8)
- Tikam Samurai (9)
- Tikam Samurai (10)
- Tikam Samurai (11)
- Tikam Samurai (12)
- Tikam Samurai (13)
- Tikam Samurai (14)
- Tikam Samurai (15)
- Tikam Samurai (16)
- Tikam Samurai (17)
- Tikam Samurai (18)
- Tikam Samurai (19)
- Tikam Samurai (20)
- Tikam Samurai (21)
- Tikam Samurai (22)
- Tikam Samurai (23)
- Tikam Samurai (24)
- Tikam Samurai (25)
- Tikam Samurai (26)
- Tikam Samurai (27)
- Tikam Samurai (28)
- Tikam Samurai (29)
- Tikam Samurai (30)
- Tikam Samurai (31)
- Tikam Samurai (32)
- Tikam Samurai (33)
- Tikam Samurai (34)
- Tikam Samurai (35)
- Tikam Samurai (36)
- Tikam Samurai (37)
- Tikam Samurai (38)
- Tikam Samurai (39)
- Tikam Samurai (40)
- Tikam Samurai (41)
- Tikam Samurai (42)
- Tikam Samurai (43)
- Tikam Samurai (44)
- Tikam Samurai (45)
- Tikam Samurai (46)
- Tikam Samurai (47)
- Tikam Samurai (48)
- Tikam Samurai (49)
- Tikam Samurai (50)
- Tikam Samurai (51)
- Tikam Samurai (52)
- Tikam Samurai (53)
- Tikam Samurai (54)
- Tikam Samurai (55)
- Tikam Samurai (56)
- Tikam Samurai (57)
- Tikam Samurai (58)
- Tikam Samurai (59)
- Tikam Samurai (60)
- Tikam Samurai (61)
- Tikam Samurai (62)
- Tikam Samurai (63)
- Tikam Samurai (64)
- Tikam Samurai (65)
- Tikam Samurai (66)
- Tikam Samurai (67)
- Tikam Samurai (68)
- Tikam Samurai (69)
- Tikam Samurai (70)
- Tikam Samurai (71)
- Tikam Samurai (72)
- Tikam Samurai (73)
- Tikam Samurai (74)
- Tikam Samurai (75)
- Tikam Samurai (76)
- Tikam Samurai (77)
- Tikam Samurai (78)
- Tikam Samurai (79)
- Tikam Samurai (80)
- Tikam Samurai (81)
- Tikam Samurai (82)
- Tikam Samurai (83)
- Tikam Samurai (84)
- Tikam Samurai (85)
- Tikam Samurai (86)
- Tikam Samurai (87)
- Tikam Samurai (88)
- Tikam Samurai (89)
- Tikam Samurai (90)
- Tikam Samurai (91)
- Tikam Samurai (92)
- Tikam Samurai (93)
- Tikam Samurai (94)
- Tikam Samurai (95)
- Tikam Samurai (96)
- Tikam Samurai (97)
- Tikam Samurai (98)
- Tikam Samurai (99)
- Tikam Samurai (100)
- Tikam Samurai (101)
- Tikam Samurai (102)
- Kisah Monyet dan Batu Akik
- Mesin Avanza tidak bisa hidup sehabis bongkar mesin
- Jangan Malu Terlihat Miskin
- Karya Anak Bangsa yang terpinggirkan
- Kenang-Kenangan Diagnosis Engine
- Bus angkutan yang tinggal kenangan
- Nama Nyeleneh Spare Part Mobil
- Tambuah ciek..Da..!
- Merawat Rem kendaraan..Persoalan Remeh tapi berakibat fatal
- Jangan pakai Topi Kerucut dan tiup Terompet untuk anak kita
- Apakah Common Rail itu ?
- Apa penyebab perang Suriah?
- Khilafah Islamiyah : Tunggu kami wahai Gaza
- Maher Zain - Ramadhan
- Jokowi Capres 2014
- Sang Patriot : Prabowo Subianto
- Allah Menjawab keluh kesah Manusia
- Serahkan suatu urusan pada Ahlinya
- Kebathilan Democrazy alias Demokrasi
- Pengguna KRL harus tahu ini
- Perbedaan CO dan CO2
- Manusia itu Pasti Menua
- Aku bangga dengan ayahku
- Sopir angkot dan kambing
- Jangan Cemas Kala Mesin Panas
- Pergi Saat Lupa
- Emha Ainun Najib doakan KPK bubar
- Ada kuah sate di kumis bapak
- Krisis komitmen
- Sedikit tentang VVT-i (Variable Valve Timing Inteligent)
- Emisi Gas Buang
- Injektor dan Busi
“Apa salahnya, bukankah dia tak ikut secara langsung?” “Dia telah ikut menolongmu Zendo! Dan saya akan menolong Zato Ichi. Adil bukan?” “Apakah menolakkan ke dalam itu bisa dianggap sebagai pertolongan?” tanya Zendo. “Kenapa tidak. Maka sekarang, majulah…!!” “Hmm. Anak muda sombong. Kau sangka kami takut padamu? Jangan menyesal kalau hari ini nyawamu kusudahi..” Dan sehabis kalimatnya dia menyerang si Bungsu. dan anak buahnya juga ikut menyerang. Kali ini Zato Ichi benar-benar tak bisa membantu. Tenaganya yang sangat lemah, ditambah darah banyak mengalir dari pahanya yang menganga, membuat dia terduduk tak bisa bergerak. Namun si Bungsu sudah bertekad untuk membela Zato Ichi. Dia bertekad untuk membelanya sampai tets darah yang terakhir. Karenya, begitu Zendo menyerang, dia tak mau kasih hati. Dia melangkah dua langkah. Dan samurainya bekerja. Yang kena justru tiga orang anak buah Zendo yang tadi mengetatkan kepungannya. Mereka tak menduga kalau anak muda ini melangkah surut dan ...
Mantap... 👍👍
BalasHapus